Pak Irawan & Andrew
Pak Irawan dan Andrew adalah ayah dan anak. Mereka
hidup bersama dengan keluarga besarnya. Andrew masih bersekolah tingkat
perguruan tinggi yang sudah akhir semester 5. Dan Pak Irawanadalah seorang
pengusaha sepatu. Karena ketekunannya dan giat serta pantang menyerah, Pak
Irawan menjadi orang sukses, tapi sayangnya pendidikannya yang hanya tamat SMA,
membuatnya kurang bisa mengembangkan lebih besar usahanya seperti yang ia
impikan karena keterbatasan ilmu dan kurangnya tentang teknologi.
Sejak
kecil Andrew termotivasi dari ayahnya yang hanya lulusan SMA tetapi bisa
menjadi pengusaha sukses. Ia sering meniru cara bekerja ayahya, karena Andrew
diajarkan ayahnya untuk menjadi orang yang tekun dan pantang menyerah. Dan
karena begitu dekatnya Andrew dengan sang ayah, tingkah laku dan sifat-sifatnya
hampir saa dengan ayahnya. Oleh sebab itu Andrew sejak SMA terpengaruh ayahnya
untuk memilih jurusan IT yang ia inginkan, agar dapat mengembangkan usaha
ayahnya menjadi lebih luas.
Tetapi sayangnya suatu hari Pak Irawan,
ayah Andrew sakit, sehingga Andrew merasa sedih dan kemudian ialah yang
meneruskan usaha ayahnya sambil kuliah. Karen sering mengingat sakit ayahnya,
Andrew menjadi lebih semangat belajar dan bekerja dan akhirnya lama-kelamaan
dia menjadi terbiasa dengan pekerjaan. Akhirnya ayah Andrew sembuh dan karena
terbiasa dengan pekerjaan tadi, Andrew tetap membantu pekerjaan ayahnya.
Akhirnya setelah beberapa bulan,
Andrew lulus kuliah dan memutuskan
menunda meneruskan ke tingkat sarjana dan hanya D3 dahulu, karena ia
menginginkan bekerja dan membantu ayahnya.Andrew memiliki ide untuk bekerja,
dengan bekerja sama dengan ayahnya di usaha ayahnya. Dan Andrew bertugas
mengurusi tentang perluasan usaha. Andrew memilih memadukan sistem yang biasa
di pakai di luar negeri yaitu E-Commerce atau secara online dan perluasan toko
pemasaran di tempat-tempat yang strategis, sehingga banyak orang yang bisa
mengetahui usahanya. Andrew juga mengajak teman-teman kuliahnya yang belum
mendapatkan pekerjaan untuk membuat mesin pembuat sepatu untuk bersaing di
dunia global.Andrew dan ayahnya sepakat untuk menggabungkan teknologi modern
dengan tenaga manusia sehingga mereka tetap bisa menyediakan lapangan kerja
bagi orang lain.
Suatu saat persaingan perdagangan di internet semakin
sulit, akhirnya ayah andrew menyuruh untuk tidak menggunakan penjualan secara
online saja, tetapi Andrew ingin tetap penjualan online di lakukan. Akhirnya
terjadi konflik diantara mereka, tetapi karena sifat-sifat mereka yang hampir
sama yang pantang menyerah, akhirnya mereka berkompromi dan menyelesaikan
masalah dengan baik, dan penjualan online tetap dilakukan.Akhirnya usaha anak
dan ayah itu menjadi lebih luas dan besar serta terkenal dan mempunyai ’nama’ di
seluruh dunia, kemudian Andrew memutuskan untuk meneruskan sekolahnya untuk
menjadi sarjana.
Inilah cerita buatanku, maaf kalau cuman abal-abal, soalnya saya bukan author master hehe,,,Sekian dan terima kasih :)